CeLA Moestopo Merawat Persahabatan Indonesia–Ekuador, Menguatkan Jembatan Indonesia–Amerika Latin
Jakarta, 10 Agustus 2026 — Diplomasi tidak selalu dimulai dari meja perundingan. Terkadang, ia tumbuh dari sebuah pertemuan, percakapan yang hangat, dan kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat.
Semangat itulah yang membawa Center
for Latin American Studies (CeLA) Program Studi Hubungan Internasional
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) untuk terus hadir dalam
ruang-ruang diplomasi dan jejaring internasional.
Ketua CeLA Program Studi Hubungan
Internasional Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Kesi Yovana, M.Si.,
menghadiri resepsi dalam rangka National Day of the Republic of Ecuador,
atas undangan Duta Besar Republik Ekuador untuk Republik Indonesia, H.E. Mr.
Luis Arellano Jibaja.
Bukan sekadar sebuah undangan
diplomatik, kehadiran tersebut menjadi bagian dari langkah kecil yang memiliki
makna besar: merawat persahabatan Indonesia dengan negara-negara Amerika
Latin melalui pendidikan, dialog, dan jejaring akademik.
Di tengah dunia yang semakin
terhubung, hubungan antarnegara tidak hanya dibangun melalui kerja sama
pemerintah. Kampus, akademisi, mahasiswa, dan komunitas intelektual juga
memiliki peran penting dalam menghadirkan ruang perjumpaan yang memungkinkan
gagasan, pengetahuan, dan budaya saling bertemu.
Bagi CeLA Moestopo, setiap
pertemuan adalah peluang untuk membuka jendela baru.
Jendela untuk memahami Amerika
Latin dari lebih dekat.
Jendela untuk memperkenalkan
Indonesia kepada dunia.
Dan jendela untuk menemukan
kemungkinan-kemungkinan kolaborasi yang sebelumnya mungkin belum terlihat.
Dari Jakarta menuju Amerika
Latin, CeLA Moestopo terus membawa semangat bahwa pendidikan adalah salah
satu bahasa diplomasi yang paling kuat. Melalui dialog akademik, pertukaran
perspektif, dan hubungan antarmanusia, batas geografis perlahan menjadi lebih
dekat.
Momentum National Day of the
Republic of Ecuador menjadi pengingat bahwa persahabatan antarbangsa
dibangun bukan hanya oleh kepentingan, tetapi juga oleh rasa saling
menghormati, keingintahuan untuk memahami, dan keberanian untuk membuka ruang
kolaborasi.
Langkah ini sekaligus memperkuat
semangat “Moestopo Mendunia”—sebuah perjalanan untuk menghadirkan
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam percakapan global, sekaligus
membawa perspektif Indonesia ke panggung internasional.
Karena bagi Moestopo, mendunia
bukan sekadar tentang seberapa jauh kita melangkah.
Mendunia adalah tentang
seberapa besar makna yang kita bawa ketika bertemu dengan dunia.
🇪🇨 ¡Feliz Día
Nacional del Ecuador!
Semoga persahabatan
Indonesia–Ekuador terus tumbuh, semakin erat, dan melahirkan lebih banyak ruang
untuk berbagi pengetahuan, mempertemukan budaya, serta membangun kolaborasi
yang memberi manfaat bagi kedua bangsa.
CeLA Moestopo
Connecting Indonesia and Latin America through Education, Dialogue, and
Friendship.